Ini cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Pakan Ternak

Home / Berita / Ini cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Pakan Ternak
Ini cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Pakan Ternak Pencampuran bahan baku pembuatan pupuk organik. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESNUNUKAN, BATU – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu punya tips untuk membuat pupuk organik yang bisa diaplikasikan untuk mendukung pertanian organik. 

Pupuk organik yang dimaksud adalah adalah bokashi yang terbuat dari limbah hijuan pakan ternak
hasil fermentasi dengan menggunakan larutan EM4.

Bokashi limbah hijauan pakan ternak dapat digunakan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanah, serta meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Membuat-Pupuk-Organik-2.jpg

Untuk membuat bokhasi, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan:

1.      Tempat Pembuatan Bokashi

Tempat membuat bokashi haru di bawah naungan supaya terhindar dari siraman air hujan yang akan menghanyutkan mikroorganisme yang terdapat dalam larutan EM4. Untuk melindungi dari kelembaban lantai pada waktu proses fermentasi, alasi lantai dengan bahan yang memiliki aliran udara. Misalnya karung goni, jerami, atau gedek (anyaman  dari bambu).

2.      Tempat Penyimpanan

Bokashi yang belum digunakan sebaiknya disimpan di tempat/ruangan yang teduh (tidak terkena sinar matahari langsung) supaya kualitas tetap baik.

3.      Membuat larutan EM4 1%

Untuk setiap 10-20 cc larutan EM campurkan dengan 10 liter air ditambah 1 cc molase atau 1 sendok makan gula/madu.

Air yang digunakan untuk melarutkan supaya jangan yang mengandung anti-biotik yang dapat menyebabkan matinya atau tidak bekerjanya mikroorganisme yang terdapat dalam larutan EM4.

Penggunaan air PAM tidak dilanjurkan untuk membuat larutan EM4 0,1%, karena dikhawatirkan mengandung kaporit yang akan menghambat bekerjanya mikroorganisme dalam larutan EM4.

Langkah Pembuatan

Cara membuat 10 liter larutan EM4 1 persen:

Campurkan : 10 – 20 cc larutan EM4, 10 – 20 cc molase, 10 lt air, Kedalam ember plastik., kemudian aduk sampai rata (larut)

4.      Cara membuat bokashi limbah hijauan pakan terrnak

a)      Siapkan Bahan:
·  Larutan EM4 1%, Limbah hijauan pakan ternak, Bekatul (dedak padi halus), Sekam, Gula pasir, alat-alat:, Termometer, Bak Fermentasi

b)      Membuat bokashi
·   Campurkan : 1 bagian limbah hijuan pakan ternak, 1 bagian sekam, Aduk dengan rata
·   Basahi campuran tersebut dengan larutan EM 0.1%
·   Tambahkan bekatul ke dalam campuran di atas sampai rata dengan kelembaban sekitar 50%. Untuk mengukur kelembaban 50% dapat dilakukan dengan cara memeras adukan tersebut dengan tangan. Bila pada waktu diperas ternyata tidak keluar air dari tangan, dan bila tangan dibuka akan berupa gumpalan padat maka kelembaban adukan tersebut telah mencapai 59%.
·   Fermentasikan campuran tersebut di dalam bak fermentasi
·   Cek suhu secara teratur (45-50°C) supaya tidak terlalu panas.
·   Setelah proses fermentasi berlangsung selama 3-4 hari, yang akan dihasilkan bokashi limbah hijauan pakan ternak   yang kering, dingin, serta memiliki aroma yang sedap.

Pemaparan.jpg

Manfaat dan Penggunaan

Manfaat
Bokashi limbah hiajauan pakan ternak  sangat bermanfaat sebagai pupuk organik. Bila dibandingkan dengan kompos jerami tanpa EM, bokashi limbah hijauan pakan ternak  lebih unggul. Di samping pembuatannya lebih cepat, proses dekomposisi dengan tanah lebih baik.

Penggunaan:
1.      Ambil 3-4 genggam bokashi untuk setiap meter persegi tanah. Sebarkan secara merata di atas permukaan tanah. Untuk tanah yang kurang subur, dapat diberikan lebih dari urukan yang dianjurkan.
2.      Agar bokashi tercampur ke dalam tanah, cangkul atau bajaklah tanah. Pada tanah sawah, pemberian bokashi dilakukan pada saat pembajakan dan setelah tanaman berumur 14 hari serta satu bulan.
3.      Kemudian semprotkan larutan EM4 0.2% (2 cc larutan EM4 dalam satu liter air) di atas permukaan tanah.
4.      Biarkan tanah yang telah diberi bokashi dan larutan EM4 selama satu Minggu. Kemudian bibit tanaman siap ditanam di tanah tersebut.

Untuk tanaman buah-buahan, bokashi diberikan dengan cara disebarkan secara merata pada permukaan tanah di sekitar batang. Siramkan larutan EM4 0.2% setiap dua Minggu.

Untuk tanaman bunga-bungaan, bokashi dapat digunakan sebagai media tumbuh dalam plastik (polibag). (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com